Laman

Senin, 22 April 2013

JUJUR

Apa yang membedakan manusia satu dengan yang lain ?.. "jabatan, harta, fisik, dan keperibadian", mungkin hal ini bisa mewakili untuk menjawab pertanyaan diatas. dari jawaban diatas yang mungkin bisa dilakukan oleh setiap manusia karena bukan faktor alimiah keturunan, maksudnya yang dapat diusahakan oleh manusia yaitu "harta, jabatan dan keperibadian".. 
Namun dalam kesempatan ini saya lebih tertarik untuk membahas keperibadian, karena saya berfikir setiap manusia memiliki kesempatan yang sama dalam kondisi apa saja, dan terus berproses menjadi pribadi yang baik dan unggul.walaupun tidak menjamin proses tersebut kearah positif

-----------JUJUR --------------
Mungkin setiap orang tahu apa arti jujur, tetapi tidak semua bisa jujur. banyak alasan yang bisa diungkapkan untuk menutupi ketidak jujuran. Para filusuf dan Para agamawan yakin dengan sangat bahwa, jujur adalah suatu kualitas keperibadian yang harus dimiliki oleh setiap manusia,
Namun karena kualitas yang sangat tinggi ini, sejarah manusia membuktikan bahwa kejujuran menjadi barang yang langka dan sulit untuk dicapai," tidak semudah membalikan tangan " kata orang tua sekarang.  

Tapi ngomong-ngomong soal kualitas pribadi, emang sebarapa besar pengaruhnya terhadap kehidupan kita ? wah kalau ditanya seperti ini, banyak versi jawabannya, tapi yang perlu dipahami yaitu seberapa besar kualitas yang dimiliki setiap orang menentukan cara dia hidup dan menjalani kehidupan ini, tentunya dengan kesuksesan yang selalu menghampirinya, tapi ingat kesuksesan tidak dilihat hanya dari materi saja, tapi bisa dilihat berapa banyak orang yang mengharapkan kehadiran kita dan mengenang kita. STOP, kembali ketopik pembahasan " JUjur".

.... emang terihat enteng dengan kata-kata jujur. tapi cukup menjadi heboh karena dengan ketulusan hati mengatakan bahwa, setiap manusai pernah " tidak berkata jujur". woow, bisa terjadi seperti ini, tentunya setiap orang mempunyai latar belakang sendiri-sendiri terhadap khasus ini. Ahli psikologi sepakat bahwa kondisilah yang membuat seseorang melakukan tindakan tidak jujur, bukan karena bisikan setan. dengan latar belakang tersebut, timbulah pertanyaan yang mendalam, " sebarapa jauh keperibadian itu dapat tertanam dan menjadi benteng kekuatan yang menjaga diri sebagai keperibadian yang utuh ?...... 


0 komentar: